SERANG | literasipublik.id
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten bersama Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Provinsi Banten menyepakati komitmen bersama untuk memperkuat sinergisitas program kerja. Langkah kolaboratif ini diambil guna menyatukan visi dalam mengoptimalkan peran pemuda sebagai penggerak pola hidup sehat serta memperluas jangkauan layanan kesehatan di Tanah Jawara. Kamis (21/5/2026).

Sebagai perangkat daerah, Dinkes Banten memegang peran krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui kemitraan strategis bersama KNPI sebagai wadah berhimpun organisasi kepemudaan, kedua belah pihak berkomitmen menciptakan iklim masyarakat yang sadar kesehatan secara mandiri serta ikut berpartisipasi dalam menyukseskan program prioritas daerah.

Sinergisitas program kerja ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan langkah nyata untuk memastikan energi pemuda selaras dengan arah pembangunan kesehatan di Provinsi Banten.

Selain itu, KNPI siap menjadi mitra strategis Dinkes dalam mengedukasi, mengawal, dan mengeksekusi program kesehatan yang berdampak langsung pada masyarakat akar rumput," ujar perwakilan pimpinan DPD KNPI Provinsi Banten.

Pertemuan ini membahas beberapa poin penguatan program bersama, di antaranya percepatan penurunan angka stunting, edukasi kesehatan reproduksi remaja guna mencegah pernikahan dini, kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS), serta penguatan peran relawan muda dalam tanggap darurat kesehatan di delapan kabupaten dan kota se-Provinsi Banten.

Dinas Kesehatan Provinsi Banten menyambut baik kesiapan DPD KNPI Banten untuk bergerak bersama melalui pembentukan jejaring relawan kesehatan pemuda. Pihak dinas menegaskan bahwa keterlibatan semua komponen masyarakat, khususnya pemuda terorganisir, sangat dibutuhkan agar sosialisasi pencegahan penyakit dan pola hidup sehat dapat berhasil guna, berdaya guna, dan relevan dengan tantangan zaman.

Melalui kolaborasi yang solid ini, DPD KNPI Provinsi Banten di bawah kepemimpinan H. Tito Istianto, SE., M.Si, berharap komitmen ini dapat melahirkan agen perubahan (agent of change) di bidang kesehatan yang mampu memberikan solusi nyata terhadap berbagai isu strategis kesehatan di Provinsi Banten.

(LP/M. Robi).