RS Alinda tengah menjadi sorotan usai muncul keluhan dari sejumlah pegawai terkait kebijakan vendor penyedia tenaga kerja.
Karyawan yang bekerja di bawah naungan vendor PT. Dhimas Cahaya Anugrah tersebut mengaku tidak menerima slip gaji dan mengalami potongan gaji yang tidak jelas.
Sejumlah pegawai yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekecewaan mereka. “Kami bekerja seperti biasa, sesuai dengan peraturan yang ditetapkan, tapi gaji kami dipotong tanpa alasan yang jelas. Slip gaji juga tidak pernah diberikan, jadi kami tidak tahu potongannya untuk apa,” Ujar salah Satu pegawai. Sabtu (12/04/2025).
Padahal, lanjut Ia, waktu vendor yang sebelumnya tidak pernah ada kejadian seperti ini, setelah Vendornya ganti yang baru, lima bulan terakhir ini kami dapat potongan sebesar Rp. 150.000,- perorang setiap bulannya bahkan slip gaji nya pun tidak pernah diberikan." Imbuhannya
Dengan ketiadaan slip gaji sangat menyulitkan para pekerja untuk mengetahui rincian pembayaran dan potongan yang diterapkan. Hal ini menimbulkan spekulasi adanya ketidak transprasian dari pihak oknum vendor terkait hak-hak pekerja.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak vendor belum memberikan keterangan resmi. Para pekerja berharap ada kejelasan dan penyelesaian segera atas permasalahan ini, mengingat hal ini menyangkut hak dasar mereka sebagai tenaga kerja.
(LP/Red).

Social Footer