Breaking News

Waduh…! Pencairan Dana PIP di BRI Cabang Labuan Tertunda, Penerima Harus Menunggu Berbulan-bulan


PANDEGLANG | literasipublik.id
Sejumlah siswa penerima Program Indonesia Pintar (PIP) di wilayah Labuan mengeluhkan keterlambatan pencairan dana bantuan pendidikan yang disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Labuan.

Pasalnya, para penerima bantuan tersebut bahkan harus menunggu berbulan-bulan untuk mencairkannya, padahal jadwal pencairan seharusnya sudah selesai sejak beberapa termin lalu.

Kejadian ini mulai ramai diperbincangkan oleh orang tua murid dan siswa setelah beberapa penerima tidak kunjung menerima dana PIP meskipun telah memenuhi syarat administratif.

“Saya sudah memberikan data anak saya ke pihak BRI Cabang Labuan sejak Desember 2025. Tapi katanya pencairan baru bulan April 2026." Ujar salah satu orang tua wali murid yang enggan disebutkan namanya. Senin (2/2/2026).

Tak hanya itu, Keterangan serupa juga disampaikan pihak sekolah. Seorang guru sekolah dasar (SD) di Kecamatan Pagelaran membenarkan bahwa sejumlah siswanya yang terdaftar sebagai penerima PIP baru dijadwalkan menerima dana pada Maret 2026, meskipun proses administrasi telah dilakukan sejak akhir tahun lalu.

“Kami diminta mendampingi orang tua murid untuk pencairan PIP. Sekolah juga memberikan surat keterangan keaktifan siswa, tapi informasinya memang cairnya bertahap." Ujarnya singkat.

Sementara itu, pihak BRI Cabang Labuan melalui perwakilannya, Linta, menyampaikan bahwa pencairan dana PIP dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Pencairan PIP dilakukan sesuai SOP. Karena Bank menerapkan sistem antrean terjadwal untuk memastikan kenyamanan nasabah, khususnya siswa dan orang tua. Untuk itu Penerima menyerahkan dokumen terlebih dahulu untuk diverifikasi, kemudian menunggu giliran pencairan sesuai jadwal yang telah ditentukan, guna menghindari penumpukan antrean." Kata Linta melalui pesan WhatsApp, pada hari Senin (2/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa BRI terus menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan menegaskan bahwa pencairan PIP dapat dilakukan di seluruh unit BRI.

“Pencairan bisa dilakukan di BRI mana saja." Imbuhnya.


Sementara itu, pihak BRI Cabang Labuan melalui perwakilannya, Linta, menyampaikan bahwa pencairan dana PIP dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

“Pencairan PIP dilakukan sesuai SOP. Bank menerapkan sistem antrean terjadwal untuk memastikan kenyamanan nasabah, khususnya siswa dan orang tua. Penerima menyerahkan dokumen untuk diverifikasi, kemudian menunggu giliran pencairan sesuai jadwal yang telah ditentukan, guna menghindari penumpukan antrean,” jelas Linta melalui pesan WhatsApp, Senin (2/2/2026).

Ia juga menambahkan bahwa BRI terus menjalin koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan menegaskan bahwa pencairan PIP dapat dilakukan di seluruh unit BRI.

“Pencairan bisa dilakukan di BRI mana saja,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Yayan Hendiana, Koordinator Lapangan organisasi Mahasiswa dan Pemuda Progresif (MPP), menyoroti adanya perbedaan jadwal pencairan yang dinilai terlalu lama bagi sebagian penerima.

“Ada yang harus menunggu sampai April 2026. Ini patut dipertanyakan, ada apa dengan BRI Cabang Labuan?." Ujar Yayan.

Menurutnya, jika alasan keterlambatan adalah untuk menghindari antrean panjang, seharusnya data penerima bisa didistribusikan ke unit atau kantor cabang pembantu BRI di kecamatan lain, seperti Menes, Panimbang, atau Cikeusik, agar proses pencairan lebih cepat dan merata.

“Bank hanya sebagai penyalur, dananya dari pusat. Tujuan PIP jelas untuk membantu biaya pendidikan. Kalau pencairannya lambat, kapan anak-anak bisa membeli seragam atau perlengkapan sekolah yang sudah tidak laya." Pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan lanjutan terkait kemungkinan percepatan atau pemerataan jadwal pencairan PIP di wilayah Pandeglang. Masyarakat berharap proses penyaluran dapat dilakukan lebih efektif agar manfaat program PIP dapat dirasakan tepat waktu oleh para penerima bantuan tersebut.

(LP/Saepul Anwar).

Redaksi Media literasipublik

Redaksi Media literasipublik

Logo LP Versi 2024

Logo LP Versi 2024

Type and hit Enter to search

Close