Breaking News

ABDSI DKI dan Banten Gelar Joint Activity Program KUR BCA untuk Dorong UMKM Lebih Bankable


JAKARTA | literasipublik.id
Bertempat di lantai 3 Smesco Tower, ABDSI DKI Jakarta bersama ABDSI Banten menggelar kegiatan joint activity bertajuk Program KUR BCA yang bertujuan membantu para pelaku UMKM memahami sistem keuangan dan akses pembiayaan perbankan secara tepat. Selasa (19/05/2026).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Boni Suganda yang menjabat sebagai Asisten Deputi (Asdep) Pemasaran dan Digitalisasi Usaha Mikro di bawah Deputi Bidang Usaha Mikro, Kementerian UMKM Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Boni Suganda menyampaikan apresiasi terhadap langkah ABDSI yang dinilai aktif membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, khususnya dalam penyusunan laporan keuangan agar lebih profesional dan bankable.

Menurutnya, kegiatan seperti ini perlu lebih banyak dilakukan agar para pengusaha UMKM semakin mudah dalam menyusun laporan keuangan sehingga memiliki peluang lebih besar mendapatkan akses bantuan modal dari sektor perbankan.

Acara tersebut juga dihadiri para pengusaha muda dari Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) serta Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA).

Ketua ABDSI DKI, Andi Wardana mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu para pengusaha muda memperoleh akses pembiayaan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara tepat dan terarah sehingga usaha yang dijalankan dapat berkembang lebih baik.

Dalam pelaksanaannya, ABDSI DKI menggandeng platform digital Nexius untuk membantu proses penyusunan laporan keuangan para pelaku UMKM agar lebih rapi, sistematis, dan sesuai dengan kebutuhan perbankan.

Sementara itu, mewakili ABDSI Banten, Robbie Bratawijaya menegaskan bahwa aspek finansial menjadi hal penting bagi para pelaku UMKM.

Menurutnya, pencatatan keuangan yang tepat akan memberikan dampak positif terhadap kredibilitas pengusaha di mata perbankan sehingga mempermudah akses pembiayaan usaha.

Dalam kegiatan tersebut juga hadir tokoh UMKM nasional, Widhiyani Mokhamad selaku Direktur Sinergi UMKM Indonesia yang turut hadir sebagai salah satu sponsor kegiatan.

Saat diwawancarai awak media, Widhiyani Mokhamad menyampaikan bahwa peran pendamping UMKM saat ini harus semakin peduli terhadap berbagai persoalan yang dihadapi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.

Menurutnya, kegiatan seperti ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendekatkan UMKM binaan kepada sistem perbankan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan usaha mereka.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan diskusi seputar strategi pengembangan UMKM, pengelolaan keuangan, hingga akses pembiayaan usaha melalui program KUR yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi sektor UMKM di Indonesia.

(LP/Red).

Redaksi Media literasipublik

Redaksi Media literasipublik

Logo LP Versi 2024

Logo LP Versi 2024

Type and hit Enter to search

Close