Sebanyak 117 peserta yang terdiri dari mahasiswa, pelaku UMKM, dan masyarakat umum mengikuti kegiatan Workshop Entrepreneurship Batch #4 bertajuk "Young Entrepreneur Rise Up: Mindset Kuat, Strategi Cerdas di Era Digital" yang diselenggarakan oleh Ganesha LabPreneur (GLP) STIE Ganesha pada Sabtu (30/5/2026) di Ruang Seminar R-17 dan R-18 Lantai 2 Kampus STIE Ganesha, Ciputat, Tangerang Selatan.
Pada kegiatan tersebut, Haryono, S.E., C.STMI, CBCP, CPS, selaku Direktur Program Sinergi UMKM Indonesia, Digital Marketing Strategist, Business Consultant, sekaligus Owner MTH Foods, hadir sebagai narasumber dengan membawakan materi "Digital Business Blueprint: Strategi Cerdas Young Entrepreneur Membangun Income di Era Digital."
Dalam paparannya, Haryono menegaskan bahwa era digital telah membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda untuk membangun bisnis dengan modal yang lebih efisien dibandingkan era sebelumnya. Menurutnya, keberhasilan bisnis saat ini tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal, tetapi juga oleh kemampuan membaca kebutuhan pasar dan memanfaatkan teknologi digital secara tepat.
"Bisnis yang berhasil bukanlah bisnis yang paling besar modalnya, melainkan bisnis yang paling memahami kebutuhan konsumennya. Karena itu, riset pasar menjadi fondasi utama sebelum memulai usaha." Ujar Haryono di hadapan peserta.
Suasana workshop berlangsung sangat interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi mengenai tantangan membangun usaha di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence).
Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah saat sesi tanya jawab. Seorang peserta bernama Irfan mengajukan pertanyaan mengenai strategi melakukan riset pasar yang presisi agar bisnis yang dibangun tidak mengalami kegagalan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Haryono menjelaskan bahwa riset pasar yang efektif dapat dilakukan melalui pendekatan sederhana namun terukur, yaitu dengan mengidentifikasi masalah yang dihadapi calon pelanggan, melakukan observasi terhadap kompetitor, memanfaatkan data digital dari media sosial dan marketplace, serta melakukan validasi produk melalui penjualan skala kecil sebelum melakukan investasi yang lebih besar.
"Jangan jatuh cinta pada produk, tetapi jatuh cintalah pada masalah yang ingin diselesaikan. Ketika kita memahami masalah konsumen dengan baik, maka peluang bisnis untuk berhasil akan jauh lebih besar." Jelasnya.
Selain membahas strategi riset pasar, Haryono juga mengajak peserta memahami pentingnya membangun ekosistem digital melalui pemanfaatan media sosial, marketplace, website, kecerdasan buatan, serta pengelolaan data pelanggan sebagai fondasi pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.
Kegiatan yang berlangsung selama hampir empat jam tersebut ditutup dengan ajakan kepada seluruh peserta untuk segera mengambil langkah nyata setelah workshop selesai.
Haryono meminta peserta membuat daftar tindakan sederhana (checklist) yang dapat langsung dikerjakan dalam tujuh hari ke depan untuk membawa usaha mereka masuk ke dalam ekosistem digital.
"Jangan pulang hanya membawa ilmu. Pulanglah dengan membawa daftar aksi yang langsung bisa dikerjakan. Mulailah dari langkah kecil, tetapi lakukan hari ini juga. Karena bisnis yang berkembang adalah bisnis yang bergerak." Imbuhnya
Workshop Entrepreneurship Batch #4 ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak entrepreneur muda yang memiliki mindset kuat, strategi bisnis yang tepat, serta kemampuan memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan peluang usaha yang berdaya saing di masa depan.
Narahubung:
Program Sinergi UMKM Indonesia
Haryono, S.E., C.STMI, CBCP, CPS
Direktur Program Sinergi UMKM Indonesia
Digital Marketing Strategist | Business Consultant | Competence Assessor
(LP/M.Robi).

Social Footer