Breaking News

DPD KNPI Banten Jajaki Bappeda, RJPMD 2025-2029 Harus Melibatkan Pemuda Banten


SERANG | literasipublik.id
DPD KNPI Banten melakukan audiensi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) provinsi Banten pada Kamis (21/05/2026).

Acara audiensi ini dihadiri oleh beberapa pejabat penting di Bappeda kecuali Kepala Bappeda, di antaranya Sekretaris Bappeda: Desta Munggara, ST, Kabid Infrastruktur Kewilayahan Agus Santoso E.G.A, ST, MT, Kabid Perencanaan, Pengendalian & Evaluasi Pembangunan Rizal Marthias, S.STP, M.Si, Kabid Perekonomian & Sumber Daya Alam Irwan Setiawan, S.Hut, M.Si,
Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah serta para pengurus KNPI Banten.

Dalam sesi sambutannya sekretaris Bappeda menyampaikan ucapan terimakasih kepada KNPI Banten.

"Kami mengucapkan Terima kasih kepada KNPI Banten yang mengajukan audiensi kepada Bappeda karena Kami butuh masukan dari kalangan pemuda terhadap perencanaan pembangunan Provinsi yang sesuai dengan Visi-Misi Gubernur Banten 2025-2030." Jelasnya

Setelah itu paparan sekilah terkait RPJMD Provinsi Banten 2025-2029 dan RKPD 2027 oleh beberapa Bidang memberikan ruang diskusi lebih intens terkait kondisi Banten dari berbagai sektor Pendidikan, Kesehatan, Insfrastruktur, Ekonomi, Ketahanan Pangan dan lainnya.


Adapun Penjelasan dari Kabid Perencanaan, Pengendalian dan evaluasi Pembangunan, Rizal Marthias, S. STP, M. Si mengatakan pihaknya membutuhkan masukan dari pemuda.

"Kami membutuhkan masukan dari pemuda terutama dari DPD KNPI Banten terkait program Kepemudaan, Gubernur Banten memiliki beberapa program yang bisa disinergikan termasuk program Banten Kuat, Banten Sehat, Banten Makmur, Bang Andra, dan yang lainnya, KNPI bisa mensinergikan terkait pembangunan SDM dan kewirausahaan." Ujarnya

Tidak hanya beberapa Kabid juga menyampaikan hal lain terkait kondisi eksisting di Sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur jalan dan masih adanya kesenjangan antara Tanggerang Raya dan Banten Selatan.

Ditempat yang sama, M. Robi Bratawijaya juga menyampaikan bahwa agar pemuda tidak mencari lapangan kerja keluar daerah.

"Usulan RKPD 2027 masih bisa dimasukan, Kami ingin adanya program 1 Desa 1 Pengusaha Pemuda, tujuannya agar para pemuda tidak mencari kerja keluar daerah dan membuka lapangan kerja di desanya." Terangnya.

Selain itu yang lainnya mempertanyakan di sektor pendidikan kondisi ATS yang cukup besar, tingkat pengangguran terbuka, link and match SMK dan kebutuhan industri, peningkatan SDM pemuda produktif, alokasi anggaran untuk Pemuda yang belum maksimal dan kolaborasi jangka panjang.

Dipenghujung diskusi dari audiensi ini menghasilkan beberapa catatan penting dalam sinergi dan kolaborasi dengan Bappeda dan OPD lain agar ditindaklanjuti untuk draft usulan dan masukan dari DPD KNPI Banten.

Hal ini juga disampaikan oleh Ahmad Taufik, SE, SH, mengatakan agar program kepemudaan harus masuk ke dalam perencanaan.

"Intinya program Kepemudaan harus masuk dalam perencanaan pembangunan provinsi Banten agar pemuda ini menjadi produktif dan berkontribusi kepada pembangunan daerah tingkat kabupaten/kota se-Provinsi Banten." Pungkasnya.

(LP/Red).

Redaksi Media literasipublik

Redaksi Media literasipublik

Logo LP Versi 2024

Logo LP Versi 2024

Type and hit Enter to search

Close