Breaking News

Gaungkan Tradisi Pesisir, Festival Bahari Nusantara Tasyakuran Laut Sidamukti 2026 Disambut Antusias Masyarakat


PANDEGLANG | literasipublik.id
Semangat kebersamaan mulai terasa di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Masyarakat dari berbagai kalangan menyambut dengan penuh antusias pelaksanaan Festival Bahari Nusantara Tasyakuran Laut Sidamukti 2026 yang akan digelar mulai 29 Agustus hingga 28 September 2026.

Mengusung tema "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Identitas, dan Membangun Pariwisata Berkelanjutan," festival ini diharapkan menjadi momentum penting dalam menjaga warisan budaya leluhur, mempererat persatuan masyarakat, sekaligus memperkenalkan potensi wisata bahari dan budaya Desa Sidamukti kepada masyarakat luas.

Festival tersebut akan menghadirkan beragam kegiatan yang menggabungkan nilai budaya, olahraga, hiburan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Rangkaian acara yang telah dipersiapkan antara lain Larung Saji sebagai puncak tradisi tasyakuran laut, pagelaran seni dan budaya, lomba-lomba rakyat, Festival Kuliner Nusantara yang melibatkan pelaku UMKM lokal, turnamen sepak bola, serta Fun Bike yang terbuka bagi masyarakat umum.

Selain menjadi ajang hiburan, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha mikro, pedagang, nelayan, pengrajin, serta sektor jasa yang akan ikut merasakan manfaat dari meningkatnya kunjungan wisatawan.

Faisal selaku Humas panitia pelaksana mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan disusun dengan semangat melestarikan budaya lokal tanpa meninggalkan nilai-nilai kebersamaan dan keberlanjutan.

"Festival Bahari Nusantara bukan hanya sebuah perayaan tahunan, tetapi merupakan bentuk rasa syukur masyarakat pesisir atas hasil laut yang telah diberikan Allah SWT. Kami ingin tradisi ini tetap lestari, dikenal oleh generasi muda, sekaligus menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Sidamukti," ujar Faisal.

Menurutnya, pelaksanaan festival selama satu bulan memberikan ruang bagi masyarakat dan wisatawan untuk menikmati berbagai kegiatan secara bertahap sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas.

Panitia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah, komunitas, pelaku usaha, hingga para perantau asal Sidamukti untuk bersama-sama menyukseskan festival tersebut.

Antusiasme masyarakat pun mulai terlihat sejak persiapan dilakukan. Banyak warga yang secara sukarela bergotong royong membersihkan lingkungan, mempersiapkan lokasi kegiatan, hingga membantu panitia dalam berbagai kebutuhan teknis.

Salah seorang warga, Ahmad (45), mengaku bangga karena tradisi Tasyakuran Laut terus dipertahankan.
"Kami sangat senang festival ini kembali dilaksanakan.

Selain menjaga adat istiadat, kegiatan seperti ini membuat Desa Sidamukti semakin dikenal banyak orang. Semoga semakin ramai dan membawa keberkahan bagi masyarakat."

Hal senada disampaikan Eka (38) yang berharap festival mampu meningkatkan pendapatan pelaku usaha kecil.

"Kami para pelaku UMKM sangat terbantu dengan adanya festival seperti ini. Mudah-mudahan banyak wisatawan datang sehingga dagangan masyarakat bisa lebih laris."

Sementara itu, Rizki (22), salah satu pemuda Desa Sidamukti, menilai festival menjadi ruang bagi generasi muda untuk mencintai budaya daerah.

"Kami bangga memiliki tradisi yang begitu kaya. Festival ini menjadi kesempatan bagi anak-anak muda untuk ikut melestarikan budaya sekaligus menunjukkan bahwa Desa Sidamukti memiliki potensi wisata yang luar biasa."

Tidak hanya warga setempat, masyarakat dari desa-desa sekitar juga menyatakan kesiapannya untuk hadir dan mengikuti berbagai perlombaan maupun hiburan yang telah disiapkan panitia.

Dengan semangat "Melestarikan Tradisi, Menguatkan Identitas, dan Membangun Pariwisata Berkelanjutan," Festival Bahari Nusantara Tasyakuran Laut Sidamukti 2026 diharapkan menjadi salah satu agenda budaya unggulan di Kabupaten Pandeglang. Selain menjaga warisan leluhur, festival ini diharapkan mampu memperkuat identitas masyarakat pesisir, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta menjadikan Desa Sidamukti sebagai destinasi wisata budaya dan bahari yang semakin dikenal di tingkat regional maupun nasional.

Selama penyelenggaraan yang berlangsung 29 Agustus hingga 28 September 2026, panitia mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta bersama-sama menyambut para tamu dengan keramahan khas masyarakat Sidamukti, sehingga festival ini dapat berlangsung sukses dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi seluruh warga.

(LP/Red).

0 Komentar


Redaksi Media literasipublik

Redaksi Media literasipublik

Logo LP Versi 2024

Logo LP Versi 2024

Type and hit Enter to search

Close