PANDEGLANG | literasipublik.id
Kontestasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa di Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Babunnajah mulai menjadi perhatian civitas akademika. Di tengah semangat demokrasi kampus yang semakin berkembang, pasangan Nuramalia sebagai calon Presiden Mahasiswa dan Aulia Putri Andini sebagai calon Wakil Presiden Mahasiswa menyatakan kesiapan mereka untuk maju membawa gagasan perubahan demi kemajuan organisasi kemahasiswaan dan kampus.kamis (11/5/2026).
Keduanya hadir dengan semangat kepemimpinan muda yang mengedepankan kolaborasi, inovasi, integritas, serta keterbukaan dalam menampung dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Pasangan ini menilai bahwa mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan kampus maupun masyarakat.
Dalam pencalonannya, Nuramalia dan Aulia Putri Andini mengusung visi besar untuk mewujudkan DEMA STAI Babunnajah yang aspiratif, kolaboratif, inovatif, dan berintegritas sebagai wadah pengembangan mahasiswa serta motor penggerak perubahan positif di lingkungan kampus dan masyarakat.
Visi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam sejumlah misi yang berorientasi pada kepentingan mahasiswa, di antaranya menjadi wadah penyaluran aspirasi mahasiswa yang efektif dan responsif, mengembangkan potensi mahasiswa melalui program akademik dan non-akademik, meningkatkan sinergi antara mahasiswa dengan pihak kampus, mendorong budaya inovasi dan prestasi, serta melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata.
Calon Presiden Mahasiswa STAI Babunnajah, Nuramalia, mengatakan bahwa pencalonannya merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kontribusi terbaik bagi kampus dan mahasiswa.
Menurutnya, organisasi kemahasiswaan harus mampu menjadi ruang yang terbuka bagi seluruh mahasiswa dalam menyampaikan gagasan, kritik, maupun saran yang membangun.
"Saya maju bukan semata-mata untuk mendapatkan jabatan, tetapi karena saya memiliki keinginan untuk mengabdi dan memperjuangkan kepentingan mahasiswa. DEMA harus menjadi rumah bersama yang mampu menampung aspirasi mahasiswa serta menjadi jembatan komunikasi yang baik dengan pihak kampus. Saya ingin menghadirkan kepemimpinan yang terbuka, transparan, dan berorientasi pada kemajuan bersama," ujar Nuramalia.
Ia menambahkan bahwa kemajuan organisasi hanya dapat terwujud melalui kebersamaan, kerja sama, dan partisipasi aktif seluruh mahasiswa.
"Saya percaya bahwa setiap mahasiswa memiliki potensi luar biasa. Oleh karena itu, DEMA harus mampu menjadi wadah yang mendorong lahirnya kreativitas, inovasi, serta prestasi mahasiswa. Dengan kebersamaan, kita dapat membawa STAI Babunnajah menjadi kampus yang lebih maju dan berdaya saing," tambahnya.
Sementara itu, calon Wakil Presiden Mahasiswa, Aulia Putri Andini, menyampaikan bahwa dirinya siap mendampingi dan bekerja sama dengan Nuramalia untuk mewujudkan organisasi mahasiswa yang lebih progresif dan dekat dengan kebutuhan mahasiswa.
Menurut Aulia, mahasiswa membutuhkan organisasi yang tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kapasitas mahasiswa.
"Kami ingin menghadirkan organisasi yang benar-benar hadir untuk mahasiswa. DEMA harus menjadi tempat yang nyaman untuk berdiskusi, berkreasi, dan mengembangkan kemampuan diri. Kami ingin memastikan bahwa setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan berkontribusi bagi kampus," kata Aulia.
Aulia juga menekankan pentingnya kolaborasi dalam menjalankan roda organisasi kemahasiswaan.
"Keberhasilan sebuah organisasi tidak ditentukan oleh satu atau dua orang saja, melainkan oleh kerja sama seluruh elemen yang ada di dalamnya. Karena itu, kami akan mendorong terciptanya sinergi antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan, dan pihak kampus demi mewujudkan program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan," ujarnya.
Kehadiran pasangan Nuramalia dan Aulia Putri Andini dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa STAI Babunnajah dinilai membawa warna baru dalam dinamika demokrasi kampus. Semangat kepemimpinan muda yang mereka usung diharapkan mampu mendorong lahirnya berbagai gagasan inovatif yang dapat meningkatkan kualitas organisasi kemahasiswaan.
Selain itu, pasangan ini juga berkomitmen untuk memperkuat budaya akademik, meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan kampus, serta membangun hubungan yang harmonis antara mahasiswa dan pihak institusi.
Mereka mengajak seluruh mahasiswa STAI Babunnajah untuk bersama-sama menjaga proses demokrasi kampus agar berjalan dengan baik, santun, dan menjunjung tinggi nilai persatuan serta kekeluargaan.
Dengan mengusung semangat perubahan, kolaborasi, dan pengabdian, Nuramalia dan Aulia Putri Andini optimistis dapat menjadi bagian dari lahirnya generasi pemimpin muda yang mampu membawa DEMA STAI Babunnajah menjadi organisasi yang lebih aktif, profesional, dan bermanfaat bagi seluruh mahasiswa.
Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Mahasiswa STAI Babunnajah pun diharapkan menjadi momentum penting dalam melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen kuat dalam memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan mendorong kemajuan dunia pendidikan, khususnya di lingkungan STAI Babunnajah.
(LP/Saepul Anwar)

0 Komentar