Breaking News

Pembangunan Revitalisasi SMP IT Darul Uzma Picung Diapresiasi Banyak Pihak



PANDEGLANG| literasi publik.id,-Program revitalisasi sekolah yang sedang begulir di Kabupaten Pandeglang mendapat ragam tanggapan dari berbagai pihak. Ada yang mengkritik, dan tidak sedikit pula yang mengapresiasi.

Seperti halnya pembangunan program revitalisasi di SMP IT Darul Uzma Picung. Ada beberapa yang memberikan sumbang saran baik secara langsung maupun menggunakan media sosial, namun banyak apresiasi pula yang datang baik dari masyarakat sekitar maupun dari Dinas/instansi yang mengawal proses berjalannya Revit serta Pendamping profesional yang ditunjuk oleh Kementerian. 

Baik Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun pihak pendamping profesional dari Untirta keduanya mengapresiasi progres pembangunan revitalisasi di SMP IT Darul Uzma yang terbilang cepat dan sesuai dengan tahapan anggaran yang dicairkan, dibandingkan dengan SMP lain yang seangkatan pada saat Bimteknya.

Selain itu, masyarakat setempat juga turut memberikan apresiasi terhadap berjalannya program pembangunan revitalisasi SMP IT Darul Uzma tersebut seperti yang di sampaikan Ust. Ridwansyah tokoh Agama/ Ketua MWC NU Kecamatan Picung.

"Alhamdulillah SMP IT Darul Uzma Picung mendapatkan program revit yang dikelola langsung oleh P2SP sehingga hasilnya dapat dipastikan akan sesuai spek dan kualitasnya baik. 

Kata Ridwansyah yang akrab disapa Eyang kepada awak media, Rabu, 17/06/2026 ia mengatakan, "Ya kan yang membangunnya itu pihak Yayasan dan Sekolah, mereka yang membangun dan mereka yang akan menggunakanya nanti".

Menurut saya pasti mereka ingin kualitas yang baik. Adapun jika ada sedikit kekurangan, saya kira wajar karena mereka itu (P2SP, red) bukan ahli bangunan dan bukan kontraktor yang biasa menggarap pembangunan, jadi hal yang sangat wajar apabila ada kesalahan dikit dikit, yang penting kualitas material yang digunakannya baik juga tidak menyalahi spek dan gambar". Ungkapnya

Eyang juga menambahkan, saya mendengar ada yang mengkritik tentang penggunaan besi pada pagar keliling BRC karena menggunakan besi 10 mili, lah itu mah kurang tepat kritiknya, di RAB nya malah besi 6 mili. Artinya P2SP menaikan kualitas dibanding dengan yang ada di RAB. Imbuhnya

Sementara itu Iros Hidayat ketua P2SP Darul Uzma Picung mengatakan, Kami tidak anti kritik dan kami juga sangat senang apabila ada yang memberikan sumbang saran. Karena kami sadar bahwa kami bukan ahli bangunan sipil, latar belakang kami Guru/ pengajar butuh sekali petunjuk dari para pihak. 

Kami dalam melaksanakan proses pembangunan selalu berkoordinasi dengan konsultan karena kami takut melakukan kesalahan fatal. Namun kami berkomitmen dan berupaya untuk melakukan yang terbaik dalam menyelesaikan bangunan program revit ini. 

"Kami yang membangun (pelaksana,red) dan kami juga nanti yang menggunakannya (penerima manfaat, red). Jadi pihak lain jangan terlalu khawatir tekait proses pembangunannya karena sebagai pengguna bangunan dikemudian hari maka kami juga ingin kualitas terbaik. Pungkasnya. L.P/Red

0 Komentar


Redaksi Media literasipublik

Redaksi Media literasipublik

Logo LP Versi 2024

Logo LP Versi 2024

Type and hit Enter to search

Close