PT Sinergi UMKM Indonecsia resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersama IDSurvey pada Kamis, (9/06/2026).
Bertempat di Kantor IDSurvey, Gedung Waskita IDSurvey Tower, Jalan Letjen M.T. Haryono, Jakarta.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Dr. Faradibha Tentrilemba, Direktur Pengembangan dan Kerja Sama PT Sinergi UMKM Indonesia, bersama Linda C. Adelia, Kepala Unit TJSL IDSurvey.
Kerja sama ini berfokus pada pelaksanaan Program Gerakan Sehat Kelurahan Bidara Cina, sebuah inisiatif yang mengintegrasikan upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan pemberdayaan ekonomi keluarga sebagai strategi percepatan penurunan angka stunting.
Kelurahan Bidara Cina merupakan salah satu wilayah prioritas pelaksanaan program TJSL IDSurvey. Meskipun telah dilakukan berbagai intervensi, kawasan ini masih menghadapi tantangan dalam penanganan stunting. Atas dasar tersebut, IDSurvey mempercayakan pelaksanaan program kepada PT Sinergi UMKM Indonesia yang selama ini tidak hanya dikenal sebagai lembaga pendamping pengembangan UMKM, tetapi juga memiliki pendekatan pemberdayaan masyarakat yang menghubungkan aspek ekonomi, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
Tak hanya itu, Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan keluarga melalui peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat sekaligus mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Komitmen TJSL IDSurvey
Sebagai holding BUMN jasa Testing, Inspection, Certification, and Consulting (TICC) yang terdiri dari BKI, SUCOFINDO, dan Surveyor Indonesia, IDSurvey secara konsisten menjalankan berbagai program TJSL yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, di antaranya:
• Penyediaan sarana air bersih melalui pembangunan jaringan perpipaan dan fasilitas air bersih di berbagai daerah.
• Program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pelatihan keterampilan, bantuan sosial, serta edukasi kesehatan ibu dan anak untuk pencegahan stunting.
• Program konservasi lingkungan, termasuk transplantasi terumbu karang, budidaya biota laut, serta pengembangan kawasan pesisir.
• Bantuan kemanusiaan dan layanan trauma healing bagi masyarakat terdampak bencana.
• Penguatan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan pembangunan berkelanjutan.
Program pengurangan stunting berbasis pengembangan ekonomi di Kelurahan Bidara Cina menjadi salah satu program strategis yang memperkuat sinergi agenda TJSL di seluruh entitas IDSurvey Group.
Dalam berbagai kesempatan, Chief Financial Officer (CFO) IDSurvey, Sinung Triwulandari, menegaskan bahwa keberlanjutan bisnis tidak hanya ditentukan oleh keunggulan operasional, tetapi juga oleh kualitas hubungan perusahaan dengan masyarakat.
“TJSL memiliki fungsi strategis dalam membangun dan menjaga social license to operate, yaitu bentuk penerimaan sosial yang menjadi fondasi penting bagi keberlangsungan usaha.” Ucap Triwulandari
Menurutnya, IDSurvey memandang TJSL sebagai kontribusi korporasi dalam membangun ekosistem sosial yang inklusif, stabil, dan berkelanjutan. Keberhasilan bisnis tidak hanya diukur dari kemampuan mengelola risiko sosial, tetapi juga dari kapasitas memperkuat kohesi sosial dan membangun hubungan yang konstruktif dengan seluruh pemangku kepentingan." Ujarnya
Memperkuat Pendekatan Kesehatan dan Pemberdayaan
Bergabungnya Dr. Faradibha Tentrilemba sebagai Direktur Pengembangan dan Kerja Sama PT Sinergi UMKM Indonesia menjadi langkah strategis perusahaan dalam memperkuat program-program pemberdayaan masyarakat.
Dr. Faradibha dikenal sebagai aktivis di bidang kesehatan masyarakat yang aktif terlibat dalam berbagai forum nasional dan internasional, termasuk rangkaian kegiatan W20 (Women 20), dengan fokus pada kesehatan keluarga, pemberdayaan perempuan, serta kesehatan ibu dan anak.
Keahlian tersebut diharapkan memperkuat pendekatan lintas sektor yang menghubungkan pengembangan ekonomi masyarakat dengan peningkatan kualitas kesehatan keluarga.
Pendampingan UMKM Harus Berdampak Lebih Luas
Direktur Utama PT Sinergi UMKM Indonesia, Widhiyani Mokhamad, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang lebih komprehensif.
“Pendampingan pengembangan ekonomi mikro tidak hanya berbicara tentang bagaimana masyarakat memiliki usaha. Yang lebih penting adalah bagaimana peningkatan ekonomi mampu memberikan dampak nyata terhadap kesehatan, kesejahteraan keluarga, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, Sinergi UMKM Indonesia hadir untuk membantu pelaksanaan program TJSL agar lebih optimal, terintegrasi, dan berkelanjutan.” Terangnya
Ia juga membenarkan bergabungnya Dr. Faradibha Tentrilemba sebagai bagian dari jajaran direksi perusahaan.
“Kehadiran Dr. Faradibha membawa semangat baru bagi Sinergi UMKM Indonesia. Kami percaya bahwa pendampingan UMKM harus berkembang menjadi gerakan pemberdayaan masyarakat yang memberikan manfaat lebih luas, tidak hanya bagi pelaku usaha, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sosialnya.” Ungkapnya
Melalui kolaborasi ini, PT Sinergi UMKM Indonesia dan IDSurvey berharap dapat menghadirkan model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek ekonomi, kesehatan, dan pembangunan sosial sebagai kontribusi nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
(LP/M. Robi).


0 Komentar